Bram itam, Lenterajambi.id - Kerusakan dermaga apung di Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam, memantik perhatian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Infrastruktur yang selama ini menjadi jalur utama transportasi air masyarakat pesisir itu dilaporkan ambruk hingga tidak lagi dapat difungsikan. Kondisi tersebut dinilai mengancam keselamatan warga sekaligus menghambat aktivitas ekonomi yang bergantung pada akses sungai sebagai urat nadi mobilitas masyarakat setempat.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memilih turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi dermaga yang dilaporkan rusak parah. Peninjauan dilakukan setelah pemerintah daerah menerima laporan masyarakat mengenai kerusakan fasilitas tersebut. Kehadiran kepala daerah di lokasi menjadi sinyal bahwa persoalan infrastruktur dasar di kawasan pesisir menjadi perhatian serius pemerintah, terutama ketika menyangkut keselamatan publik.
Di sela kunjungan, Bupati UAS menyempatkan diri berdialog dengan warga, perangkat desa, dan sejumlah pihak terkait. Ia mendengarkan berbagai keluhan mengenai dampak kerusakan dermaga terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat. Dari percakapan itu, pemerintah memperoleh gambaran mengenai penyebab awal kerusakan serta hambatan yang kini dihadapi warga dalam menjalankan kegiatan ekonomi maupun transportasi antar kecamatan.
Bupati juga meminta organisasi perangkat daerah yang membidangi pekerjaan umum dan infrastruktur segera melakukan pendataan menyeluruh serta kajian teknis terhadap kondisi dermaga. Menurutnya, langkah tersebut penting agar pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menentukan metode perbaikan maupun besaran anggaran yang dibutuhkan. Ia menginginkan proses penanganan dilakukan secara cepat namun tetap mengedepankan aspek keamanan konstruksi.
"Pemerintah akan mengupayakan langkah terbaik agar dermaga ini segera dapat diperbaiki. Keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat menjadi perhatian utama kami," kata Anwar Sadat saat meninjau lokasi. Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin masyarakat terus berada dalam situasi yang berisiko ketika menggunakan jalur transportasi air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kata Anwar Sadat, tidak akan membiarkan kerusakan fasilitas publik berlarut-larut. Ia menilai dermaga memiliki fungsi strategis, bukan hanya sebagai tempat sandar perahu, melainkan juga sebagai penunjang distribusi hasil perikanan, perdagangan, hingga akses layanan dasar bagi masyarakat pesisir. Karena itu, percepatan penanganan dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Warga berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan sehingga aktivitas transportasi air dapat kembali normal. Sejumlah masyarakat mengaku kini harus lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar lokasi karena kondisi dermaga yang ambruk berpotensi membahayakan pengguna. Harapan itu disampaikan seiring keyakinan bahwa kunjungan langsung bupati akan mempercepat proses pengambilan keputusan di tingkat pemerintah daerah.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memastikan pelayanan publik tetap berjalan, terutama di wilayah pesisir yang sangat bergantung pada infrastruktur transportasi air. Pemerintah berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat Desa Tanjung Senjulang kembali memperoleh akses yang aman, layak, dan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.(ZA)


